You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Srengseng Sawah Terima 500 Pohon Alpukat Dari CSR
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Kelurahan Srengseng Sawah Terima Bantuan 500 Bibit Pohon Alpukat

Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan menerima bantuan 500 bibit pohon alpukat dari PJB Investasi melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR).

Kami ucapkan terima kasih atas bantuan CSR berupa bibit alpukat

Bantuan bibit pohon dari anak perusahaan PT PLN tersebut selanjutnya akan ditanam di bantaran Kali Ciliwung.

Sekretaris Kecamatan Jagakarsa, Mustopa mengucapkan terima kasih atas bantuan bibit alpukat. Terlebih, buah tersebut sudah menjadi salah satu ikon wilayah ini.

Anwar Pimpin Penanaman 100 Pohon di Jl DI Panjaitan

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuan CSR berupa bibit alpukat jenis Cipedak ini," ujarnya, Selasa (13/12).

Mustopa menuturkan, selain memberikan bantuan, dalam kegiatan ini, pihak pemberi CSR secara simbolis sekaligus melakukan aksi menanam pohon alpukat di bantaran Kali Ciliwung.

"Ratusan bibit pohon alpukat ini akan kami berikan pada pengurus RW untuk ditanam di Kali Ciliwung. Bila sudah berbuah nanti, hasilnya dapat dinikmati warga," katanya.

Finance Director PJB Investasi, Ponti Silitonga menuturkan, pemberian bibit pohon alpukat ini bentuk kepedulian PT PLN dalam pelestarian lingkungan.

"Mudah mudahan bantuan ini bermanfaat bagi warga dan wilayah Srengseng Sawah jadi lebih indah, hijau dan asri," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11299 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1283 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye990 personBudhi Firmansyah Surapati